Bedahplastikmalang’s Blog

February 25, 2009

Workshop Cadaver Flap Dissection

Filed under: Uncategorized — bedahplastikmalang @ 1:48 am
Tags: , , , , , , , , , , ,

workshop-cadaver-flap-dissection1

Workshop Cadaver Flap Dissection

Lab. Anatomi FK Unair Surabaya
26 – 27 Maret 2009

26 Maret 2009 (09.00 – 16.30) :
- Radial Forearm Flap
- Posterior Interosseus Flap
- Lateral Arm Flap
- Homodigital & Heterodigital Flap
- Deltopectoral Flap
- Pectoralis Major Flap
- TRAM Flap
- Groin Flap

27 Maret 2009 (08.30 – 16.00):
- Anterolateral Thigh Flap
- Gracilis Flap
- Tensor Fascia Lata Flap
- Dorsalis Pedis Flap
- Sural Flap
- Gastrocnemius Flap
- Trapezius Flap
- Latisimus Dorsi Flap

Pendaftaran :
Levi / Yuni
Departemen / SMF Bedah Plastik
Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga – RSUD Dr. Soetomo
Jl. Mayjen. Prof. Dr. Moestopo 6 – 8 Surabaya
Telp. (031) 5501314, (031)5020091 Fax. (031) 5046391
Email : plastic@sby.centrin.net.id

February 24, 2009

Seminar Bedah Plastik Rekonstruksi

Filed under: Uncategorized — bedahplastikmalang @ 3:20 am
Tags: , , , , , , , , , , , ,

bedah-plastik-rekonstruksi

Seminar Bedah Plastik Rekonstruksi

Aula FK Unair Surabaya

25 Maret 2009

Akreditasi IDI (5 SKP)

Topik :

- Overview of Plastic Surgery Reconstruction
- Cleft Lip and Palate
- Maxillofacial Trauma
- Skin and Soft Tissue Trauma

- Burn
- Wound Bed Preparation
- Wound Coverage
- Scar Management

- Congenital Craniofacial Anomaly
- Congenital Hand Anomaly
- Congenital Vascular Anomaly
- Congenital Anomaly of External Genitalia

- Contracture
- Microsurgery
- Post Trauma and Post Tumor Ablation Reconstruction
- Hand Trauma

Pembicara :
1. Tim Singapura
2. Prof. Dr. Djohansjah Marzoeki, dr. SpB, SpBP(K)
3. Prof. M. Sjaifudin Noer, dr. SpB, SpBP(K)
4. Prof. Dr. David S Perdanakusuma, dr. SpBP(K)
5. Iswinarno Doso Saputro, dr. Sp.BP(K)

Pendaftaran :
Levi / Yuni
Departemen / SMF Bedah Plastik
Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga – RSUD Dr. Soetomo
Jl. Mayjen. Prof. Dr. Moestopo 6 – 8 Surabaya
Telp. (031) 5501314, (031)5020091 Fax. (031) 5046391
Email : plastic@sby.centrin.net.id

Brosur :

December 3, 2008

KEDARURATAN BEDAH PADA ANAK DAN PENANGANANNYA

funny-baby

Anak akan melewatkan sebagian besar waktunya dengan bermain. Bermain merupakan media bagi anak untuk belajar dan memperluas wawasannya. Kita sebagai orang tua wajib mengarahkan anak kita sehingga permainannya menjadi arena yang aman buat anak. Disinilah peran pengetahuan dalam kedaruratan bedah dan medik pada anak menjadi hal yang sangat penting untuk diketahui orang tua dan guru agar dapat melakukan tindakan yang cepat secara cermat pada saat yang tepat.

Berikut akan diterangkan secara singkat keadaan yang bisa terjadi beserta cara penanganannya.

Luka

Luka Lecet

Gejala

1. Terjadi kerusakan pada permukaan kulit.

2. Luka biasanya disertai perdarahan.

Pertolongan

1. Bagian yang luka dibersihkan dari benda-benda asing/ kotoran seperti kerikil dan tanah. Cuci luka dengan air bersih yang mengalir atau air yang masak dan gunakan sabun. Kotoran yang tertinggal akan menimbulkan tatoase.

2. Setelah dicuci bersih, luka dikeringkan dengan handuk atau kain bersih, kemudian olesi dengan antiseptik.

3. Luka lecet/gores ini tidak perlu dibalut dan akan segera sembuh.

Luka Teriris Pisau

Perdarahan akibat luka iris akan berhenti jika Anda menekannya selama beberapa menit dengan kain bersih. Darah yang berwarna merah terang dan memancar keluar berasal dari pembuluh darah nadi. Tekanlah luka itu kuat-kuat dan balutlah daerah di anggota badan tersebut.

Gejala

1. Tampak luka iris dangkal atau dalam

2. Terjadi perdarahan.

Pertolongan

1. Bersihkan luka dengan sabun di air mengalir (keran)

2. Beri larutan antiseptik

3. Luka ringan cukup ditutup dengan plester.

4. Luka tersayat yang dalam dapat diperban.

5. Luka iris lebar dan dalam perlu dijahit. Untuk menjahit luka seperti ini dibutuhkan bantuan dokter di Rumah Sakit.

Luka Memar

Luka memar adalah perdarahan di dalam kulit, tetapi biasanya tanpa ada kerusakan dalam kulit. Luka ini tidak serius dan akan sembuh dengan sendirinya. Meskipun demikian, jika terjadi di bagian kepala dan mata, luka memar akan menyebabkan cedera kepala berat atau kerusakan bola mata.

Gejala

1. Bengkak merata

2. Kulit berubah warna menjadi kebiruan

3. Terasa sakit atau nyeri.

Pertolongan

1. Kompres dengan kompres panas di bagian yang memar.

2. Berikan obat penghilang rasa sakit atau nyeri

3. Jika semakin membengkak, bawa ke dokter.

my baby

Jatuh dari Sepeda

Jatuh dari sepeda dapat menyebabkan perdarahan , cedera pada leher dan tenggorok , cedera kepala, memar, terkilir, patah tulang dan perubahan engsel tulang (dislokasi sendi).

1. Cedera pada leher dan tenggorok

1.Leher dan tenggorok memar dan membengkak.

2.Keluar darah dari mulut dan hidung.

3.Darah berwarna merah segar dan berbusa.

Pertolongan

1. Biarkan penderita beristirahat ditempatnya .Jangan mengubah posisinya sebelum bantuan datang.

2. Jika penderita hendak batuk , beri pengertian agar tidak menarik napas panjang.

3. Kompres dengan es dibagian leher atau tenggorokan secara perlahan-lahan untuk mengurangi rasa panas dan perdarahan.

4. Beri obat penahan rasa sakit .

5. Biarkan anak istirahat dan beri minum air secukupnya.

6. Suruh orang untuk memanggil dokter atau ambulans.

2. Cedera Kepala

Cedera kepala terbagi menjadi dua bagian ,yakni trauma ringan dan trauma berat. Dianggap trauma (cedera) ringan jika setelah terjadi benturan tidak terjadi gejala mata miring ,muntah,atau kejang.Namun ,jika gejala tersebut terjadi langsung atau baru timbul 24-48 jam kemudian ,krisis harus segera ditangani.

Gejala

1. Pada gejala ringan biasanya hanya terjadi tanda memar .

2. Pada cedera berat terjadi perdarahan yang biasanya keluar dari mulut,hidung ,dan telinga,disertai muntah-muntah dan posisi bola mata berubah arah.

Pertolongan

1. Berusaha untuk menghentikan setiap perdarahan ditempat yang terbentur dengan kain yang bersih .

2. Jika cedera serius yng ditandai dengan luka sobek atau memar berat ,usahakan tidak menggerakkan kepala anak.Jika darah membasahi kain , jangan mengangkat kain itu .Tempatkan kain lain diatas kain tersebut

3. Jika luka dikepala tidak dalam, segera bersihkan luka itu dengan sabun dan air hangat kemudian keringkan dan obati dengan cairan antiseptik.

Cedera Kepala Berat

1. Jika terjadi gejala muntah dan perdarahan pada kepala dan leher ,tubuh anak dimiringkan (menghadap kesamping)agar tidak tersedak. Jika dicurigai terjadi cedera pada leher dan punggung , biarkan anak dalam posisi miring .Minta bantuan seseorang untuk memanggil bantuan medis.

2. Jika tidak terjadi kerusakan pada tulang leher dan kepala,tetapi hanya terjadi pembengkakan,biarkan anak terlentang,lakukan pengompresan dengan air dingin ditempat yang nyeri .Jika anak dapat minum obat ,berikan cairan atau tablet pereda rasa nyeri.

3. Jika gejala awal tampak ringan ,amati terus kondisi anak sampai 48 jam.Dimalam hari,anak tidak memberikan respon terhadap pertanyaan/perintah sederhana atau jika terus muntah ,segera hubungi dokter.

3. Keseleo, Patah tulang, Sendi bergeser (Dislokasi)

Patah tulang ,keseleo,dan dislokasi sendi terjadi akibat benturan keras, misalnya ketika anak jatuh dari sepeda. Patah tulang adalah merenggangnya jaringan ikat tulang . Keseleo adalah merenggangnya jaringan otot. Dislokasi adalah terjadinya pergeseran engsel atau tempurung tulang. Pada orang dewasa, terjadinya patah tulang dan pergeseran engsel biasanya lebih sulit sembuh. Sebaliknya, karena masih memiliki banyak zat perekat, terjadinya hal seperti ini pada anak-anak akan cepat sembuh.

Gejala

1. Rasa nyeri, bengkak

2. Kram dan kaku pada bagian yang sakit

3. Gerak sendi terbatas

4. Memar atau lebam

Pertolongan

1. Biarkan anak pada posisi beristirahat

2. Pasang bidai dengan posisi ektremitas lurus.

3. Angkat posisi cedera sampai lebih tinggi dari pada posisi jantung. Ini berguna untuk memperlambat aliran darah.

4. Berikan kompres dingin

5. Beri obat penghilang rasa nyeri

6. Bawa ke rumah sakit terdekat

Luka bakar

Luka bakar dapat disebabkan oleh panas, arus listrik atau bahan kimia yang mengenai kulit, mukosa dan jaringan-jaringan yang lebih dalam.

Pencegahan : kampanyekan pentingnya kewaspadaan orang tua dalam peletakan benda berbahaya seperti air panas, kompor, bahan kimia, korek api.

Klasifikasi luka bakar :

  1. Luka bakar derajat 1
    1. Kemerahan
    2. Terasa sangat sakit.
    3. Biasanya disebabkan terbakar matahari
  2. Luka bakar derajat 2
    1. Kulit basah, melepuh terkelupas
    2. Bengkak
    3. Terasa sakit sekali
    4. Biasanya disebabkan tersiram air panas
  3. Luka bakar derajat 3
    1. Kulit kering, berwarna putih, hangus atau hitam.
    2. Tidak terasa sakit.
    3. Biasanya disebabkan terbakar api, bahan kimia atau tersetrum listrik.

Pertolongan

  1. Jika anak terkena luka bakar, segera pisahkan dari sumber kebakaran dan buka pakaiannya yang ikut terbakar.
  2. Siram bagian yang terbakar dengan air dingin. Siram dengan air keran selama 15 menit, tidak perlu air es. Bila tersiram bahan kimia, siram selama 30 menit
  3. Jangan mengolesi bagian luka dengan berbagai krim, kecap, pasta gigi atau ramuan lain.
  4. Tutup luka bakar dengan pembalut yang bersih.
  5. Luka bakar derajat 2 dan 3, luka bakar pada muka, sendi atau alat kelamin atau mengalami gangguan sesak napas akibat kebakaran segera bawa ke Rumah Sakit.

Benturan

Periksakanlah segera anak ke rumah sakit jika:

  1. Ada tanda hilangnya kesadaran atau kekejangan;
  2. Bagian yang terluka sangat sakit
  3. Anak itu tidak menggunakan anggota tubuhnya dengan benar;
  4. Anak itu semakin lama semakin ngantuk atau kurang memberi tanggapan;
  5. Wajahnya pucat dan berkeringat;
  6. Muntah berulang kali terutama sesudah benturan di kepala;
  7. Keluarnya cairan dari hidung atau telinga setelah benturan di kepala.


Obstruksi jalan napas oleh benda asing

Pengeluaran benda asing secara manual

Pengeluaran benda asing dengan jari dengan tanpa melihat langsung (blind finger sweep) tidak dianjurkan pada anak dan bayi karena dapat mendorong benda asing masuk kembali ke jalan napas, dengan menyebabkan obstruksi kembali. Bila jalan napas dibuka pada korban yang tidak sadar dan tidak bernapas gunakan cara tongue-jaw lift.

  • Pegang lidah dan rahang bawah diantara ibu jari dan jari lain.Tindakan ini menarik lidah ke depan dan secara otomatis membebaskan sebagian obstruksi.
  • Jika tampak benda asing, keluarkan.

Anak : Manuver Heimlich

Lakukan langkah-langkah berikut untuk membebaskan obstruksi jalan napas total pada korban yang sadar :

  1. Berdiri dibelakang korban,lingkarkan lengan dibawah ketika korban melingkari tubuh korban.
  2. Letakkan tangan yang menggenggam,dengan sisi ibu jari menempel di perut pada garis tengah sedikit diatas pusar dan dibawah prosesus xiphoideus.
  3. Dibantu dengan tangan lainnya,berikan beberapa dorongan keatas dengan cepat (gambar12).Jangan menekan prosesus xiphoideus atau batas bawah iga karena tekanan keras pada struktur ini dapat melukai organ dalam.
  4. Setiap dorongan adalah gerakan yang tegas dan terpisah yang bertujuan untuk membebaskan sumbatan. Teruskan abdominal thrust hingga benda asing keluar atau pasien kehilangan kesadaran.
  5. Jika korban kehilangan kesadaran, buka jalan napas dengan tongue-jaw lift dan jika tampak benda asing, keluarkan dengan jari tangan .

Abdominal thrust untuk pasien tidak sadar atau menjadi tidak sadar

Penolong harus melakukan langkah-langkah berikut :

  1. Letakkan pasien dalam posisi terlentang.
  2. Jika anda melihat hilangnya kesadaran dan dicurigai adanya obstruksi jalan napas karena benda asing, buka jalan napas dengan tongue-jaw lift dan jika terlihat benda asing, keluarkanlah dengan jari.
  3. Berikan napas buatan . Jika tidak berhasil, perbaiki posisi kepala dan coba lagi beri napas buatan. Jika ventilasi tetap berhasil , lakukan langkah ke-4 sampai 8.
  4. Berlutut disamping pasien atau duduk mengangkangi pasien
  5. Letakkan tumit salah satu tangan pada perut anak digaris tengah sedikit diatas pusar dan dibawah prosesus xiphoidesus dan batas iga. Letakkan tangan lainnya diatas tangan pertama.
  6. Tekan kedua tangan keperut dengan cepat ke arah atas.Setiap dorongan diarahkan keatas pada garis tengah dan diarahkan kebagian lain dari perut. Setiap dorongan merupakan gerakan yang tegas dan tersendiri.
  7. Buka jalan napas dengan mencengkram lidah dan rahang bawah dan angkat rahang bawah (tongue-jaw lift).Jika anda melihat benda asing,keluarkanlah dengan jari.

abdominal thrust

Gigitan Binatang

1 Gigitan anjing dan kucing

Gigitan anjing atau kucing dapat meninggalkan luka berlubang dan infeksi rabies atau penyakit anjing gila .

Pertolongan

1. Cuci dengan sabun dibawah aliran air keran selama 3-5 menit, kemudian keringkan . Basuh dan bersihkan luka perlahan-lahan sampai bersih dari racun dan darah.

2. Jika darah yang keluar berlebihan atau sangat banyak ,tekan bagian luka dengan kain kering yang bersih sampai perdarahan berhenti.

3. Tutup luka dengan pembalut.

4. Pantau luka selama 48 jam .Jika terjadi pembekakan atau rasa sakit,segera hubungi dokter.

2 Gigitan Tikus dan Kelelawar

Gigitan tikus dan kelelawar dapat membawa rabies dan demam yang disebut demam kelelawar.

Gejala

1. Perdarahan .

2. Luka bekas taring atau gigi.

3. Pembekakan.

Pertolongan

1. Tenangkan anak.

2. Keluarkan darah bekas gigitan dengan cara memencet atau menekannya.

3. Basuh atau bersihkan dengan menggunakan air sabun sampai bersih.

4. Beri larutan antiseptik .

5. Pantau selama 24 jam . Jika terjadi demam atau pembengkakan atau perdarahan terus-menerus segera bawa kedokter

3 Gigitan Ular

Ular adalah salah satu binatang melata yang berbisa dan paling suka memangut pada senja hari. Gigitan ular ada yang tidak berbahaya,ada juga yang mematikan ,seperti ular beludak atau ular welang yang dalam tempo singkat dapat membunuh anak balita jika bisanya mencapai jantung. Digigit ular dapat terjadi pada saat piknik atau dirumah yang memiliki kebun.

Gejala

1. Jika ular tak berbisa , tidak meninggalkan bekas taring. Sebaiknya ular berbisa meninggalkan bekas taring .

2. Gejala gigitan ular biasanya terlambat diketahui . Sebab biasanya tidak terlalu sakit dan menimbulkan pembengkakan

Pertolongan

1. Baringkan penderita .

2. Bebat atau ikat diatas bagian luka agar darah yang tercemar racun tidak menjalar kejantung .

3. Lakukan penyayatan pada luka, isap (sedot) dan buang darah bekas gigitan ular.

4. Jika gigitan sudah terlalu lama misalnya lebih dari setengah jam, tidak perlu dilakukan pengisapan .

5. Sebaiknya penderita langsung dibawa kerumah sakit untuk mendapatkan pertolongan yang lebih menyeluruh dengan cara diusung atau digotong.


Artikel ditulis oleh :

Ruby Riana Asparini, dr., SpBP

Staf Bedah Fakultas Ilmu Kedokteran

Universitas Muhammadiyah Malang

Praktek :

  • · RSI Aisyiyah Jl. Sulawesi No 9 Malang. Telp. 0341-326773
  • · RS Mutiara Bunda Jl. Ciujung 14 Malang. Telp. 0341-400403
  • · RS Lawang Medika. Telp. 0341-426705

Operasi Plastik, Era Baru Kosmetika

bedah plastik ancient

Pada zaman dahulu, kecantikan dideskripsikan dengan sosok wanita bertubuh gemuk karena di situlah simbol kesuburan dihadirkan. Namun,seperti layaknya mode, konsep tentang kecantikan pun terus bergulir. Kini, orang cantik diidentikkan dengan bentuk tubuh yang ramping, berkulit putih, rambut lurus, hingga berdada besar.

Kebutuhan akan estetika bentuk tubuh saat ini tak hanya diresahkan kaum wanita tetapi juga kaum laki-laki.

“Tiga tahun lalu, permintaan operasi plastik atau plastic surgery pada kaum laki-laki hanya berkisar 5 persen dan 95 persen lainnya didominasi kaum wanita. Namun demikian, dalam tiga tahun terakhir permintaan operasi plastik kaum laki-laki meningkat 10 persen hingga 15 persen,” kata, kata Ahli bedah plastik Rumah Sakit Umum Dr Soetomo Dr. David S Perdanakusuma, dr., SpBP(K).

Operasi plastik, kini menjadi bagian inheren dunia kosmetika. Fenomena peningkatan pasien bedah plastik laki-laki tersebut meningkat seiring munculnya budaya metroseksual dimana sebagian kaum lelaki teramat memerhatikan penampilan mereka.

“Dulu ada sebutan puber kedua bagi lelaki yang mematut diri di usia tua. Tapi kini memperbaiki penampilan menjadi kebutuhan,” kata David.

Pasien bedah plastik pada umumnya berkaitan dengan masalah proses penuaan. Karena itu, dari segi usia pasien bedah kulit laki-laki rata-rata berusia di atas 50 tahun, sedangkan pasien bedah kulit perempuan sekitar 40 tahun ke atas.

Menurut David, pada dasarnya ada dua macam operasi bedah plastik, yaitu rekonstruksi dan estetik. Operasi plastik rekon stuksi ditujukan bagi pasien yang mengalami cacat tubuh agar kembali atau setidaknya mendekati pada kondisi fisik normal. Sedangkan, operasi plastik estetik, merupakan tindakan medis untuk orang normal agar mencapai kondisi super normal atau bentuk tubuh ideal yang diharapkan, seperti hidung mancung, bibir tipis, dan badan ramping.

Dalam dua tahun terakhir, operasi plastik penataan lemak dan penyedotan lemak menjadi tren di Amerika Serikat. Fenomena ini diikuti pula sejumlah negera Eropa dan Asia, termasuk Indonesia.

“Setiap bulan, selalu muncul permintaan masyarakat untuk sedot lemak. Mereka dapat memilih metode konvensional melalui bedah atau modern dengan bantuan laser, ultrasound, atau roller,” ujarnya.

“Pada dasarnya, tingkat resiko dari operasi plastik estetik relatif kecil. Beberapa resiko bisa terjadi, seperti pendarahan, infeksi, syaraf terpotong, dan fase muka bengkak. Kecelakaan fatal biasanya terjadi akibat prosedur operasi yang melebihi batas, seperti pengambilan lemak yang melebihi enam persen dari total berat badan,” tambah David.

Dr. David S Perdanakusuma, dr., SpBP(K)

Dr. David S Perdanakusuma, dr., SpBP(K)

November 27, 2008

PENANGANAN PERTAMA PADA LUKA BAKAR

Penanganan pertama pada luka bakar sampai saat ini masih menjadi hal yang rancu di masyarakat kita. Ada anggapan kuat di masyarakat bahwa luka bakar bisa ditangani hanya dengan pemberian bahan seperti mentega, kecap, pasta gigi dan lain-lain. Bahkan banyak yang mengatakan luka bakar dini jangan sampai terkena air karena akan melepuh.

Perawatan luka bakar di rumah sakit masih menjadi masalah karena perawatan yang lama, obat yang mahal, prosedur operasi yang berulang dan masa rehabilitasi yang berkepanjangan. Ini menyebabkan perawatan luka bakar membutuhkan biaya yang amat banyak. Dibutuhkan setiap usaha untuk menurunkan derajat keparahan luka bakar sehingga mempercepat penyembuhan, termasuk usaha penanganan pertama luka bakar secara tepat, cepat dan cermat.

Sebelum membicarakan penanganan pertama pada luka bakar, sebaiknya kita mengenal lebih dalam tentang luka bakar itu sendiri. Luka bakar adalah kerusakan atau kehilangan jaringan yang disebabkan kontak dengan sumber panas seperti api, air panas, bahan kimia, listrik dan radiasi yang mengenai kulit, mukosa dan jaringan yang lebih dalam.

Derajat keparahan luka bakar tergantung dari seberapa dalam dan seberapa luas luka bakar mengenai kulit, mukosa dan jaringan yang lebih dalam, serta lokasinya. Luka bakar dikategorikan berbahaya apabila lokasinya di wajah, leher, jalan napas, tangan, kaki dan kemaluan. Demikian pula apabila mengenai permukaan tubuh secara luas, luka bakar yang dalam atau terjadi bersamaan dengan perlukaan lain.

Luas luka bakar dihitung berdasarkan kriteria “Rule of Wallace” dengan penyederhanaan 1% luka bakar = 1 telapak tangan penderita.

Kedalaman luka bakar ditentukan oleh lamanya kontak dengan sumber panas dan penyebabnya. Dikategorikan menjadi luka bakar derajat satu, dua dan tiga.


Luka bakar derajat satu adalah yang paling ringan karena hanya mengenai lapisan epidermis. Ditandai warna kemerahan atau perubahan warna, bengkak ringan dan nyeri. Penyebab tersering adalah terbakar matahari. Penyembuhan terjadi dengan sendirinya tanpa pengobatan, membutuhkan waktu 5-10 hari.

Luka bakar derajat dua lebih parah, merupakan luka yang lebih dalam dari derajat satu, mengenai lapisan epidermis ditambah sebagian lapisan dermis. Ditandai warna merah, keputihan, pembengkakan dan terdapat gelembung berisi cairan. Luka bakar jenis ini dapat disertai hilangnya cairan akibat lokal adanya kerusakan kulit maupun gangguan keseimbangan cairan seluruh tubuh, biasanya paling nyeri karena ujung saraf yang masih utuh menjadi terbuka.

Penyebab luka bakar derajat dua tersering adalah air panas dan api. Luka bakar karena bahan kimia juga bisa memberi gambaran derajat dua atau bahkan lebih dalam tergantung lama kontak dengan kulit.

Luka yang kecil dijaga kebersihannya, dibersihkan dengan obat antiseptik. Jika terjadi infeksi, akan memperlama proses penyembuhan lukanya. Penyembuhan luka dengan perawatan yang tepat akan terjadi dengan sendirinya. Meskipun demikian luka yang lebih dalam akan membutuhkan tindakan operasi seperti cangkok kulit.

Luka bakar derajat tiga merupakan yang paling dalam. Tampak putih, pucat sampai kehitaman, kering, mengenai seluruh ketebalan kulit bahkan sampai jaringan yang lebih dalam seperti terjadi pada luka bakar listrik. Luka sudah mengenai semua organ di kulit, misalnya akar rambut, kelenjar lemak kulit, dan kelenjar keringat juga mengalami kerusakan. Kebanyakan luka ini tidak nyeri karena ujung saraf sudah rusak. Sering kali disebabkan api, minyak panas, bahan kimia dan listrik.

Luka ini akan lama sembuh karena lapisan kulit di daerah tersebut sudah rusak semua. Jika sembuh pun menimbulkan jaringan parut yang kaku. Bekas luka ini kaku, maka bila mengenai kulit pada daerah yang bergerak, misalnya sendi, leher, dan wajah, akan sangat mengganggu sekali. Penanganannya dengan cangkok kulit. Kulit yang sehat diambil dan ditanam di daerah tersebut. Kalau sudah seperti ini, dibutuhkan pertolongan dokter bedah plastik.


Penanganan pertama pada luka bakar secara umum adalah :

1. menjauhkan korban dari sumber panas, bisa berupa api, pakaian terbakar atau basah terkena air panas, listrik, bahan kimia dll. Jadi baju korban segera dilepas karena pakaian korban sudah menjadi sumber panas juga. Api yang masih membara pada tubuh atau pakaian korban dimatikan dengan handuk atau karung basah.

2. segera guyur dengan air mengalir untuk mengurangi panas dan mencegah kerusakan jaringan yang lebih luas. Tidak perlu air es karena bisa meningkatkan kemungkinan shock akibat penurunan temperatur. Harus dimulai tidak melewati 30 menit setelah trauma

3. luka bakar akibat bahan kimia membutuhkan netralisasi dengan air mengalir selama 15 – 30 menit. Baju yang terkena segera dibuka agar mencegah kontak lebih lanjut bahan kimia dengan kulit.

4. menyiram air pada korban luka bakar listrik yang masih menempel pada arus listrik dapat membahayakan karena dapat mengalirkan listrik ke orang sekitar. Setelah korban dijauhkan dari sumber listrik, baru luka bakar diguyur air mengalir.

5. luka bakar luas (> 10% luas permukaan tubuh derajat dua atau >1% derajat tiga) harus segera dibawa ke rumah sakit rujukan.

6. luka bakar mengenai wajah, leher, jalan napas, tangan, kaki dan kemaluan harus segera dibawa ke rumah sakit rujukan.

7. luka bakar kecil (< 10% luas permukaan tubuh derajat dua atau <1% derajat tiga), mengenai anggota tubuh selain di atas, bisa ditangani di rumah sakit/ klinik terdekat.

8. luka bakar mengenai daerah persendian, dalam perawatannya harus terpasang splint/ bidai dalam posisi lurus untuk mencegah kontraktur/ penyembuhan luka dengan keterbatasan gerakan sendi.

BEBERAPA FAKTA TENTANG PEMBEDAHAN HIDUNG ESTETIK / RHINOPLASTY

Filed under: Uncategorized — bedahplastikmalang @ 1:53 am
Tags: , , , , ,

Tulisan di bawah ini akan membantu menjawab pertanyaan yang sering timbul berkaitan dengan pembedahan hidung estetik.

Tujuan pembedahan estetik adalah membuat anda lebih cantik yang dimungkinkan untuk anda, tidak bisa lebih dari itu. Bila anda mengharapkan keajaiban dari pembedahan, maka anda akan kecewa. Bedah plastik adalah kombinasi seni dan ilmu pengetahuan. Pembedahan sendiri bukan ilmu yang amat pasti karena banyak faktor mempengaruhi hasil akhir (seperti proses penyembuhan) yang tidak semua bisa dikontrol oleh dokter bedah atau pasien, maka tidak mungkin memberikan garansi hasil.

Hasil pembedahan hidung sendiri lebih mudah diperkirakan karena ditentukan oleh sejumlah factor yaitu ketebalan dan bentuk tulang dan tulang rawan, bentuk wajah, keturunan, usia serta kondisi dan ketebalan kulit. Kulit sangat berpengaruh terhadap hasil akhir, kulit tebal tidak bisa membentuk ujung hidung lancip. Setiap hidung memiliki kombinasi factor di atas yang mempengaruhi hasil akhir. Tidak ada hidung yang sama persis, maka hasil akhir tidak akan pernah sama persis.

1. Dapatkah terjadi komplikasi dari pembedahan ini ?

Ya, namun sangat jarang. Paling sering terjadi darah menetes dari hidung setelah operasi. Perdarahan ini bisa mengganggu, untungnya jarang terjadi, seringkali tidak berat dan dapat diatasi dengan terapi konservatif. Infeksi sangat jarang. Bila terjadi infeksi, diobati dengan antibiotic. Kadang dibutuhkan operasi kedua untuk memperbaiki kekurangan kecil hari operasi pertama.

2. Mengapa foto sebelum operasi sangat penting ?

Foto sangat penting bagi dokter bedah plastic. Foto akan menunjukkan setiap detail wajah anda. Hal ini akan sangat membantu mengevaluasi keseluruhan struktur wajah dan variasi tehnik pembedahan nantinya.

3. Apakah ada bekas irisan yang tampak ?

Seringkali irisan ditempatkan di dalam lubang hidung. Namun kadang dibutuhkan irisan di tepi lubang hidung. Semua akan didiskusikan dengan anda.

4. Jenis pembiusan mana yang digunakan ?

Kebanyakan pembedahan hidung menggunakan pembiusan local. Sebelum operasi anda akan diberi beberapa obat penenang agar anda sedikit mengantuk dan tenang. Kulit sekitar area operasi akan diolesi salep anestesi 30 menit- 1 jam sebelum operasi. Tidak ada biaya tambahan untuk jenis pembiusan local. Namun pasien yang sangat takut mungkin membutuhkan pembiusan tidur yang harus dilakukan oleh dokter bius. Ada biaya tambahan untuk dokter bius tersebut yang akan diberitahukan kepada anda. Apapun jenis pembiusan, tidak ada nyeri selama operasi.

5. Berapa lama pembedahannya ?

Lama pembedahan sangat bervariasi, tergantung jenis pembedahan. Rata-rata membutuhkan waktu 45 menit-1jam.

6. Berapa lama dirawat ?

Lama dirawat adalah beberapa jam sampai anda bisa pulang.

7. Apakah ada balutan ?

Hidung akan ditutup dengan balutan keras selama 1 minggu untuk mengurangi bengkak. Tampon dalam hidung mungkin diberikan untuk mengurangi perdarahan. Tampon dilepas setelah 1-2 hari. Kompres es diberikan pada mata selama 1 hari untuk mengurangi bengkak dan memar.

Balutan keras akan anda pakai saat pulang untuk melindungi hidung dan mengurangi bengkak. Semua balutan akan dilepas 1 minggu setelah operasi.

8. Kapan jahitan dilepas ?

Jahitan akan dilepas 5-6 hari setelah operasi.

9. Apa yang terjadi setelah operasi ?

Anda harus ingat dalam proses penyembuhan setelah operasi anda akan mengalami periode memar dan bengkak, sehingga wajah anda sedikit berbeda. Hal ini tidak sama untuk setiap pasien. Namun sebagian besar dapat bekerja setelah 10 hari. Beberapa pasien membutuhkan waktu lebih lama. Ingat bahwa hidung anda masih bengkak sekitar 10 hari pertama seperti juga mata dan bibir atas anda. Dibutuhkan beberapa bulan untuk melihat hasil akhirnya, jadi bersabarlah. Pasien berjerawat sering meradang akibat terkena balutan. Maka kebersihan kulit harus tetap terjaga.

Kegiatan atletik dibatasi selama beberapa bulan.

Artikel ditulis oleh :

Ruby Riana Asparini, dr., SpBP

Dosen Fakultas Ilmu Kedokteran

Universitas Muhammadiyah Malang

Praktek :

  • · RSI Aisyiyah Jl. Sulawesi No 9 Malang. Telp. 0341-326773
  • · RS Mutiara Bunda Jl. Ciujung 14 Malang. Telp. 0341-400403
  • · RS Lawang Medika. Telp. 0341-426705

BEBERAPA FAKTA TENTANG PEMBEDAHAN KELOPAK MATA ESTETIK / BLEPHAROPLASTY

Filed under: Uncategorized — bedahplastikmalang @ 1:44 am
Tags: , , , ,

Tulisan di bawah ini akan membantu menjawab pertanyaan yang sering timbul berkaitan dengan pembedahan mata estetik. Anda akan membantu diri sendiri bila anda membaca pentunjuk di bawah ini dengan cermat.

Tujuan pembedahan estetik adalah membuat anda lebih cantik yang dimungkinkan untuk anda, tidak bisa lebih dari itu. Bila anda mengharapkan keajaiban dari pembedahan, maka anda akan kecewa. Bedah plastik adalah kombinasi seni dan ilmu pengetahuan. Pembedahan sendiri bukan ilmu yang amat pasti karena banyak faktor mempengaruhi hasil akhir (seperti proses penyembuhan) yang tidak semua bisa dikontrol oleh dokter bedah atau pasien, maka tidak mungkin memberikan garansi hasil.

Pembedahan kelopak mata atas dan bawah selalui didahului oleh diskusi antara dokter dan pasien untuk menyamakan persepsi tentang definisi dan konsep kelopak mata. Demikian pula rencana hasil akhir, tehnik pembedahan, rencana pembiusan dan apa yang terjadi dalam proses penyembuhan luka.

Pembedahan kelopak mata estetik dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti bentuk wajah, keturunan, usia, kondisi kulit, kondisi perlekatan otot ke kulit yang menentukan bentuk lipatan dan lain-lain. Setiap mata memiliki kombinasi faktor di atas yang mempengaruhi hasil akhir.Tidak ada mata yang sama persis, maka hasil akhir tidak akan pernah sama persis antara satu sama lain.

1. Dapatkah terjadi komplikasi dari pembedahan ini?

Ya, namun sangat jarang. Paling sering terjadi darah menetes dari sela bekas irisan. Perdarahan ini bisa mengganggu, untungnya jarang terjadi, seringkali tidak berat dan dapat diatasi dengan terapi konservatif. Infeksi sangat jarang. Bila terjadi infeksi, diobati dengan antibiotik. Kadang dibutuhkan pembedahan kedua untuk memperbaiki kekurangan kecil hari pembedahan pertama.

2. Mengapa foto sebelum pembedahan sangat penting?

Foto sangat penting bagi dokter bedah plastik. Foto akan menunjukkan setiap detail wajah anda. Hal ini akan sangat membantu mengevaluasi keseluruhan struktur wajah dan variasi tehnik pembedahan nantinya.

3. Apakah ada bekas irisan yang tampak?

Seringkali irisan ditempatkan pada lipatan kelopak mata yang akan tertutupi saat mata dalam keadaan terbuka. Dalam waktu kurang lebih 3 bulan bekas irisan akan sangat minimal, hanya tampak bila seseorang benar-benar mengamati saat mata dalam kondisi tertutup. Semua akan didiskusikan lebih dahulu dengan anda.

4. Jenis pembiusan mana yang digunakan?

Kebanyakan pembedahan mata menggunakan pembiusan lokal. Sebelum pembedahan anda akan diberi beberapa obat penenang agar anda sedikit mengantuk dan tenang. Kulit sekitar area pembedahan akan diolesi salep anestesi 30 menit- 1 jam sebelum pembedahan. Tidak ada biaya tambahan untuk jenis pembiusan lokal. Namun pasien yang sangat takut atau jenis pembedahan tertentu membutuhkan pembiusan tidur yang harus dilakukan oleh dokter bius. Ada biaya tambahan untuk dokter bius tersebut yang akan diberitahukan kepada anda. Apapun jenis pembiusan, tidak ada nyeri selama pembedahan.

5. Berapa lama pembedahannya?

Lama pembedahan sangat bervariasi, tergantung jenis pembedahan. Pembedahan dengan pembiusan lokal rata-rata membutuhkan waktu 45 menit-1 jam. Pembedahan dengan pembiusan tidur, dengan tingkat kesulitan pembedahan lebih besar, membutuhkan waktu lebih lama.

6. Apa yang terjadi saat pembedahan?

Pembedahan dilakukan sesuai dengan rencana yang telah dibicarakan dengan anda sebelumnya. Pembedahan kelopak mata estetik adalah pengaturan kembali struktur anatomis mata anda agar lebih harmoni, hal ini bisa dilakukan dengan pembiusan lokal di Melliderma. Namun pembedahan tertentu yang membutuhkan pembiusan tidur, harus dilakukan di rumah sakit dengan fasilitas kamar operasi.

7. Berapa lama dirawat?

Lama dirawat adalah beberapa jam sampai anda bisa pulang bila dengan pembiusan lokal di Melliderma. Namun bila menggunakan pembiusan tidur, anda akan dirawat minimal selama satu hari setelah selesai pembedahan, kecuali anda menginginkan dirawat lebih lama di rumah sakit tersebut.

8. Apakah ada balutan?

Kebanyakan pembedahan kelopak mata estetik tidak menggunakan balutan. Perawatan dilakukan secara terbuka dengan mengoleskan salep antibiotic secara rutin 4 kali sehari. Bekas irisan dibersihkan lebih dahulu secara perlahan dengan cotton bud yang telah dibasahi air hangat, baru salep antibiotic dioleskan perlahan.

9. Apa yang terjadi setelah pembedahan?

Anda harus ingat dalam proses penyembuhan setelah pembedahan anda akan mengalami periode memar dan bengkak, sehingga wajah anda sedikit berbeda. Hal ini tidak sama untuk setiap pasien. Bengkak dapat dikurangi dengan memberi kompres es selama 1 hari setelah pembedahan. Namun sebagian besar dapat bekerja setelah 10 hari. Beberapa pasien membutuhkan waktu lebih lama. Ingat bahwa mata anda masih bengkak sekitar 10 hari pertama. Dibutuhkan 3 bulan untuk melihat hasil akhirnya, jadi bersabarlah.

10. Kapan jahitan dilepas?

Jahitan akan dilepas 5-6 hari setelah pembedahan.

11. Adakah hal yang harus dihindari dan harus dilakukan?

Makanan dan minuman yang harus dihindari sebelum pembedahan adalah jenis obat herbal, aspirin, komponen ginseng atau teh herbal karena mempengaruhi proses pembekuan darah. Merokok juga harus distop minimal 2 minggu sebelum pembedahan karena sangat mempengaruhi proses penyembuhan luka.

Setelah pembedahan bed rest harus dilakukan selama 24 jam. Jangan membaca, menonton televisi dan menggunakan atau bermain computer. Hindari pemakaian kosmetik di atas bekas irisan dan jahitan. Hindari hot-spa atau berenang. Kegiatan atletik dibatasi selama beberapa minggu. Hindari makanan pedas, coklat dan gorengan selama 2 bulan karena komedogenik dan mempengaruhi proses penyembuhan luka.

Bersihkan wajah secara teratur 4 kali sehari dengan air bersih, lalu oleskan salep antibiotik selama 7 hari. Mandi dengan shower dapat dilakukan pada hari itu juga.

Artikel ditulis oleh :

Ruby Riana Asparini, dr., SpBP

Dosen Fakultas Ilmu Kedokteran

Universitas Muhammadiyah Malang

Praktek :

  • · RSI Aisyiyah Jl. Sulawesi No 9 Malang. Telp. 0341-326773
  • · RS Mutiara Bunda Jl. Ciujung 14 Malang. Telp. 0341-400403
  • · RS Lawang Medika. Telp. 0341-426705

November 25, 2008

Selamat Datang di Bedah Plastik Malang Blog

Selamat Datang dan Semoga berkenan dengan info dan yang telah kami pasang disini

saran, kritik dan artikelnya kami tunggu.

Moderator by :

arwaniku

arwaniku

arwaniku – arwanimu

Departemen Ilmu Bedah Plastik

Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga

Rumah Sakit Umum Dr. Soetomo Surabaya

Theme: Rubric. Blog at WordPress.com.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.